Apa Penyebab AC Milan Terpuruk?

Apa Penyebab AC Milan Terpuruk? Adriano Galliani merupakan salah satu direktur dengan masa jabatan yang paling lama di AC Milan. Sehingga dia tentu tahu persis faktor yang menyebabkan klub berjuluk Rossoneri tersebut mengalami keterpurukan hingga saat ini.

Prestasi Milan kini terus merosot setiap tahunnya. Seperti yang diketahui bahwa klub raksasa Italia tersebut terakhir meraih gelar juara Serie A Italia pada tahun 2011 silam. Masa itu adalah tepat sebelum era kejayaan Juventus dimulai.

Dari tim yang berstatus juara bertahan, awalnya Milan masih bisa bertahan di papan atas klasemen Serie A dan mampu bersaing dengan tim seperti Juventus dan Napoli. Namun seiring berjalannya waktu, pencapaian mereka semakin memburuk musim ke musim.

Bahkan AC Milan sempat terlempar dari posisi 10 besar klasemen sementara Liga Serie A Italia musim ini. Saat ini Rossoneri sedang berusaha merangkak naik ke papan atas dan kini menempati posisi ke-7 dalam klasemen sementara dengan perolehan 36 poin.

Penyebab Milan Alami Keterpurukan

Galliani sebenarnya juga turut bertanggung jawab atas keterpurukan yang menimpa AC Milan saat ini. Sebab, dirinya baru meninggalkan San Siro pada tahun 2017 yang lalu.

Milan mengalami penurunan performa yang signifikan setelah menjual pemain bintangnya. Hal tersebut berkaitan dengan transfer Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva ke PSG pada tahun 2012 yang lalu kepada Top Calcio 24.

Mereka sukses meraih scudetto pada musim 2010/11 dan juga nyaris mendapatkannya di musim 2011/12, namun AC Milan gagal menjelang akhir.

AC Milan dikabarkan berambisi untuk menjuarai Coppa Italia saat itu, sehingga mereka membuat kesalahan dengan terlalu mengikat Thiago Silva.

Meratapi Kegagalan Transfer Tevez

Sebenarnya Galliani sudah merencanakan pembangunan komposisi skuad Milan agar menjadi lebih baik dari saat mendapatkan Scudetto dulu. Pada saat itu, salah satu pemain incarannya adalah Carlos Tevez.

Namun sayangnya nasib tidak berpihak kepada mereka. Milan gagal mendatangkan Tevez. Dua tahun kemudian, striker asal Argentina tersebut justru memutuskan bergabung dengan Juventus dan meraih kesuksesan di sana.

Jika saat itu Milan berhasil mendapatkan Tevez maka ceritanya tentu berbeda lagi, mereka seharusnya sudah pasti memenangkan Scudetto di tahun 2012. Galliani sebenarnya mendambakan lini serang dengan Ibrahimovic dan Tevez, tapi kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang telah ia rencanakan.