Akibat Corona, Arsenal Potong Gaji Pemain dan Pelatih

Akibat Corona, Arsenal Potong Gaji Pemain dan Pelatih – Tim raksasa Liga Inggris Arsenal mengumumkan bahwa pemain, pelatih, dan staf mereka telah menyepakati kebijakan pemotongan gaji sebesar 12,5 persen sebagai imbas dari pandemi corona yang melanda sebagian besar negara di dunia.

Seperti yang telah diketahui, Liga Inggris ditunda hingga waktu yang belum ditentukan akibat wabah virus covid-19 tersebut. Alhasil pemasukan klub-klub sepak bola pun berkurang sangat drastis.

Untuk itu, pihak Liga Inggris menghimbau dan meminta kebesaran hati seluruh pemain agar bersedia bila gaji mereka dipotong hingga maksimal 30%. Langkah ini diambil demi meringankan krisis finansial yang sedang dialami klub.

Belum Semua Pemain Sepakat

Sejak beberapa hari lalu, pihak manajemen Arsenal diberitakan sudah mulai membicaraka negosiasi dengan para pemain mengenai kebijakan ini. Sejumlah pemain awalnya memberikan penolakan terhadap pemotongan gaji tersebut.

Namun, setelah mendapat nasihat dari sang pelatih, Mikel Arteta, kebanyakan anggota skuad The Gunners pun akhirnya bersedia untuk menyetujuinya kebijakan tersebut dan kini pihak klub pun secara resmi mengumumkan kesepakatan ini kepada publik.

Namun, pihak Arsenal kini masih akan melanjutkan negosiasi secara individual dengan beberapa pemain yang belum menyetujui kebijakan pemotongan gaji ini.

Pernyataan Arsenal

Pihak Arsenal menyatakan bahwa para pemain dan staf memiliki keinginan yang kuat untuk memberikan dukungan mereka bagi keluarga besar Arsenal di tengah pandemi corona ini.

Pengurangan sebesar 12,5 persen dari gaji tahunan akan diberlakukan mulai bulan ini, dan kontrak kerja mengenai hal tersebut akan diselesaikan dalam beberapa hari ke depan.

Jika pihak klub mencapai target yang spesifik pada musim-musim selanjutnya, terutama yang berkaitan dengan kesuksesan di atas lapangan, maka klub akan membayar ulang sesuai nominal yang telah disepakati. Mereka menyatakan akan mampu melakukan pembayaran tersebut kepada pemain yang mencapai target.

Pihak Arsenal pun menyatakan sangat bangga dan berterima kasih pada para pemain dan staf mereka karena telah bersedia untuk bersatu-padu membantu krisis finansial klub.